aku hanya ingin mencurahkan rasaku sepanjang ku miliki waktu, biarkan di sini mewakili sukmaku menuju kebebasan beban yg kadang tanpa permisi menghimpit ragaku.... (silahkan lihat juga www.myberaja.prihatna.com)

Sunday, July 17, 2005

U N T I L W H E N??

We convince ourselves that life will be better after
we get married,
have a baby, then another.
Then we are frustrated that the kids aren't old
enough and we'll be more
content when they are. After that, we're frustrated
that we have
teenagers to deal with. We will certainly be happy
when they are out of that
stage.
We tell ourselves that our life will be complete
when our spouse gets
his or her act together, when we get a nicer car,
are we able to go on a
nice vacation, or when we retire.
The truth is, there's no better time to be happy
than right now.
If not now, when?
Your life will always be filled with challenges.
It's best to admit this to yourself and decide to be
happy anyway.
Happiness is the way.
So, treasure every moment that you have and treasure
it more because you
shared it with someone special, special enough to
spend your time
with... and remember that time waits for no one.
So, stop waiting....
until your car or home is paid off
until you get a new car or home
until your kids leave the house
until you go back to school
until you finish school
until you lose 10 lbs.
until you gain 10 lbs.
until you get married
until you get a divorce
until you have kids
until you retire
until summer
until spring
until winter
until fall
until you die....
There is no better time than right now to be happy.
Happiness is a journey, not a destination.
So work like you don't need money,
Love like you've never been hurt,
And dance like no one's watching.
If you want to brighten someone's day, pass this on
to someone special.
I just did.

Wednesday, July 06, 2005

Kemaren gua ketemu sama org yg selama setaon ini penasaran siapa gua.
Haha...
Tadinya mau gua biarin aja dia terus penasaran.
Tapi, nggak enak...
Ada rasa bersalah juga. Apalagi "nemu" dia kan di chat. Bisa jadi sebenernya nggak seperti yg tergambar di percakapan kami selama ini.
Tul nggak?

Dan ternyata sodara2...
Org yg gua pikir bisa gua buat penasaran itu adalah "org lama".
Kalo gw gak perhatian selama ini, ya karena emang nggak ngeh bakal ada hubungan apa2nya sama dia.
Lagian gw lbh ngeh sama istrinya...

Ya welcome to small world aja deh...

Tuesday, June 28, 2005

RENCANA MIMPI

Nanti malam aku ingin bermimpi ditemani beraja dan langit yang tiada bosan terbentang
Nanti malam aku ingin bermimpi tentang sebuah tempat bersemi putih tanpa ada noda merah yang susah dihilangkan
Nanti malam aku ingin bermimpi tentang seorang tinggi besar yang selalu tersenyum merentangkan tangan bersiap memelukku biar aku sering kali mengucapkan kata tak sama nyata
Nanti malam aku ingin bermimpi tentang keindahan yang bisa dinikmati kapan saja tanpa perlu menyediakan alat tulis untuk menguraikannya
Nanti malam aku ingin bermimpi tentang lagu-lagu nyaman di telinga dari suara-suara laki-laki dan perempuan bersayap yang selalu riang gembira dengan membawa alat musik harpa, gitar dan biola
Dan semoga nanti malam apa pun mimpiku tak membikin daksakuku terlena tak mampu bangun pagi
(dibuat siang terik, 23 Oktober 2003)
Gua kaga ngerti, kenapa ya tiap kali ni badan kebanyakan kena AC pasti masuk angin.
Gile aje yeee...
Masa kalo kemana2 gua harus pake jaket?
Emang enak selalu pake jaket kemana2 sampe ke pernikahan jg?
Waaa...
Yg ada gw diliatin org bnyk kali.
Kampring amat...

Kmrn gw dr nikahannya Oki.
Seneng jg akhirnya si mata "segaris" itu menemukan org yg selama ini dia cari.
Di sana gw ketemu bnyk tmn jg. Malah ada yg lupa pisan sm namanya, tp hapal banget orangnya. Jadi kita cuma bisa liat-liatan gitu deh.
Huaaaa....
Suka nyesel tuh kalo gitu.
Soalnya belum tentu ketemu lagi kan?
Tapi, mau gimana lagi? Lha emang lupa pisan.
Gua yakin deh, tu org jg inget sm gw, tp dia lupa sapa namanya....

Ya, satu sama kalo gitu yaaa...

Laennya... di Jkt kmrn itu jg gw sempet mendapatkan masa kecil gw yg ilang.
Masa kecil yg semula gw pikir cm bisa gua lampiasin di tulisan aja or hayalan gw, ternyata bs jg tuh terwujud.
Hihi..., biar kagok jg sih.
Nggak biasa digituin.

But thx Mas...
Moga gak kapok lah.

Friday, June 03, 2005

Gila aje gua 2 bulan ini bener2 terperas konsentrasi gua ke KETIKA TIBA badan gua jadi taruhannya nih.
Biasa lah...
Kalo melakukan sesuatu begitu gencar dan konsennya malah badan gua yg termehe-mehe.

Sebel sih. Apalagi sempet terjadi "ketegangan".
Biar makin ke sini makin lebih baik, tapi tetep aja "sisa" dari stres dan ketegangan itu belum kelar.
Badan gua berasa pegel2 gitu deh.
Hiks.

Udah gitu... beraja gua yg bakal di FTV-kan oleh Indosiar itu nggak kelar2 juga.
Udah diobrak abrik kayak gitu, masih juga dianggap belum komersil.
BAYANGKAN!!
Malah berita yg sedikit membuat gua down, tokoh rekaan yg diciptakan oleh penulis skenarionya mau dijadikan tokoh utama. Sementara tokoh utama di novel yg mestinya diangkat jadi ketilep.
Jadi sebenernya mau ngangkat novel jd sinetron ato buat cerita baru aja?

Waaahhhh...
Ketika idealisme berbenturan dng komersil...
Hiks.
Karya gua deh yg kena.

Doakan semua baek2 deh yaaa....

Tuesday, April 19, 2005

Kaga kebayang kalo gw skarang sdg menjalani yg namanya "membuat buku"
Hehe...
Selama ini kan buku gw dibuatin org.
Lha sekarang mak beduduk, gw yg dimintain buat buku orang.
Apalagi oleh org yg belum dikenal sebelumnya. Dia percaya bgt sama gw.

Tapi, ini jd tantangan buat gw.
Tantangan menerima kepercayaan itu plus berbuat yg terbaik.

SEMOGA.
Tunggu saja : "KETIKA TIBA" sebuah kumpulan puisi karya Andri vb
Dengan editor.... anjar hehe....

Tuesday, April 12, 2005

Kepada Puisi

Kau adalah mata, aku airmatamu

(2003)

(dari "Pacar Senja", kumpulan puisi karya Joko Pinurbo, Grasindo 20005)



Naik Bus Di Jakarta
(untuk Clink)

Sopirnya sepuluh
Kornetnya sepuluh
Kondekturnya sepuluh
Pengawalnya sepuluh
Pengawalnya sepuluh
Perampoknya sepuluh
Penumpangnya satu, kurus,
daritadi tidur melulu,
kusut matanya, kerut keningnya
seperti gambar peta yang ruwet sekali
Sampai di terminal, kondekturnya minta onkos:
"Sialan, belum bayar sudah mati!"

(dari "Pacar Senja", kumpulan puisi karya Joko Pinurbo, Grasindo 20005)

Tuesday, March 22, 2005

Berpikir tentangMu,
tak habis waktuku
Mengeja segala yang ada,
tak cukup panjang kata,
Mengukur apa yang terjadi,
nyaris jauh, tiada pasti
Lalu....,
bagaimana Engkau bisa bertahan?
dari awal mula hingga tiada terkira?
Mungkin...,
Inilah bukti tentangMu
Inilah bentuk kata dan,
Inilah kepastian dari ketidakpastian
bahwa Engaku
akan selalu
bersamaku
selamanya....


SLAMET PASKAH...
Darah dan pengorbananNya semoga senantiasa tak akan sia-sia....

This page is powered by Blogger. Isn't yours?